Tampilkan postingan dengan label Mentoring. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mentoring. Tampilkan semua postingan

Kewajiban Menuntut Ilmu

Arahan : 
·Peserta memahami kewajiban menuntut ilmu umum dan ilmu agama  
·Peserta mengetahui keutamaan menuntut ilmu  
·Peserta mengerti adab menuntut ilmu  

Pendahuluan 
Setiap muslim wajib menuntut ilmu. Rasulullah saw bersabda: "Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan". Allah memberikan keutamaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang berilmu dalam firman-Nya dalam Al-Qur`an surat Al-Mujaadilah ayat 11 : "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". Orang-orang yang berilmu akan pula dimudahkan jalannya ke syurga oleh Allah dan senantiasa didoakan oleh para malaikat.  
Sebenarnya ilmu hanyalah merupakan suatu alat untuk mendektkan diri kita kepada Allah. Adapun fungsi ilmu itu antara lain adalah :  
1.   Sebagai petunjuk keimanan (QS. 22:54, 3:7, 35:28) 
2.   Sebagai petunjuk beramal 
"Seorang alim (berilmu)dengan ilmunya dan amal perbuatannya akan berada di dalam syurga, maka apabila seseorang yang berilmu tidak mengamalkan ilmunya maka ilmu dan amalnya akan berada di dalam syurga, sedangkan dirinya akan berada dalam neraka" (HR. Daiylami)  
(Ingat pula kisah Sayyidina Ali r.a. ketika disuruh memilih antara harta dan ilmu)  
Keutamaan manusia dari makhluk Allah lainnya terletak pada ilmunya. Allah bahkan menyuruh para malaikat agar sujud kepada Nabi Adam as karena kelebihan ilmu yang dimilikinya. Cara kita bersyukur atas keutamaan yang Allah berikan kepada kita adalah dengan menggunakan segala potensi yang ada pada diri kita untuk Allah atau di jalan Allah.  

Keutamaan Menuntut Ilmu 
Keutamaan menuntut ilmu dapat kita lihat pada kisah Imam Syafiiy  
Yang mulia Imam Syafiiy dilahirkan pada bulan Rajab tahun 150 H (767 M) di Ghazab dalam keadaan yatim. Pada usia 2 tahun Imam Syafiiy dibawa oleh ibunya ke Mekkah, tempat kelahiran ayahnya. Beliau hidup di bawah asuhan ibunya dalam penghidupan dan kehidupan yang sangat sederhana dan kadang-kadang menderita kesulitan. Walaupun demikian ketika baru berusia sembilan tahun, beliau sudah hafal Al-Qur'an sebanyak 30 juzz di luar kepala dengan lancar. Pada usia ke sepuluh tahun beliau sudah hafal dan mengerti Al Muwaththa' Imam Maliky.  
Imam Syafiiy sangat rajin dan tekun menuntut ilmu, walaupun sering menderita kesukaran dan kekurangan untuk membeli alat-alat perlengkapan belajar seperti kertas, tinta, dan sebagainya. Namun karena semangatnya yang tinggi maka beliau sering mencari tulang-tulang dan mengumpulkannya dari jalanan untuk ditulis di atasnya pelajaran yang diperoleh atau mencari kertas bekas untuk menulis. Catatan beliau sangat banyak sampai memenuhi gubuk sehingga beliau tidak bisa tidur berbaring karena gubuknya sudah penuh sesak. Akhirnya beliaui mencoba menghafalkan semua catatan yang telah ada sehingga semuanya terekam dalam hati dan tercatat dalam otak. Syairnya yang terkenal berbunyi :  
"Ilmuku selalu bersamaku ke mana aku pergi  
Kalbuku yang telah menjadi gudangnya dan bukan lagi peti-peti  
Bila aku berada di rumah, ilmuku pun bersamaku pula di rumah  
Dan bila aku di pasar, ilmuku pun berada di pasar"  
Beliau belajar dari banyak guru, tidak pernah merasa cukup akan ilmu yang dimilikinya, selalu haus akan ilmu, dan bila mendengar ada ilmu baru maka beliau akan mengejarnya walaupun harus menempuh perjalanan yang jauh dan melelahkan. Beliau telah diberi izin untuk mengajar dan memberi fatwa kepada khalayak ramai dan diberi jabatan sebagai guru besar di dalam Masjidil Haram karena kepintarannya tersebut, walaupun usianya masih muda sekali yaitu 15 tahun. Imam Syafiiy dihormati baik oleh pengusaha negeri maupun masyarakat awam yang berada di tempat beliau tinggal karena keluhuran dan ketinggian ilmunya. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Mujaadilah ayat 11, maka telah terbukti bahwa Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu sebagai keutamaan mereka karena tidak jemu-jemunya menuntut ilmu baik itu ilmu pengetahuan maupun ilmu agama.  
Allah memberikan kemuliaan kepada orang-orang yang berilmu dengan memberikan berbagai keutamaan kepada mereka seperti yang tercantum dalam:  
1. "Sebaik-baik umatku adalah ulama dan sebaik-baik ulama adalah yang berkasih sayang. Ingatlah bahwa sesungguhnya Allah akan mengampuni orang alim sebanyak 40 dosa dan setelah itu Allah mengampuni 1 dosa orang bodoh." 
2. "Dan ingatlah orang alim yang rahim (kasih sayang) akan datang pada hari kiamat dengan bercahaya dan akan menerangi antara barat dan timur seperti terangnya bulan purnama." 
3. "Allah akan tetap menolong hamba-Nya selama hamba-Nya mau menolong saudaranya. Dan barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu pasti Allah memudahkan baginya jalan untuk ke syurga. Dan apabila berkumpul suatu kaum di suatu rumah dari rumah-rumah Allah (mesjid) dengan membaca Al-Qur`an dan mempelajarinya sesama mereka maka niscaya turun atas mereka ketentraman dan mereka diliputi rahmat dan dikelilingi para malaikat dan Allah menyebutnya dalam golongan yang adapada-Nya. Dan barangsiapa yang lambat amalnya maka tidak akan dipercepat diangkat derajatnya." 
4. "Barangsiapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syurga" (HR. Muslim). 
5. "Barangsiapa memberikan petunjuk kebaikan maka baginya akan mendapatkan ganjaran seperti ganjaran yang diterima oleh orang yang mengikutinya dan tidak berkurang sedikit pun hal itu dari ganjaran orang tersebut." (HR. Muslim). 
6. "Jika anak Adam telah meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali 3 hal: 
1) Ilmu yang bermanfaat  
2) Sedekah jariyah  
3) Anak Shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya" (HR. Muslim).  
7. "Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah untuk diberi kebaikan maka orang itu lalu memperdalam agama Islam" (HR. Bukhari-Muslim). 

Adab Menuntut Ilmu 
Dalam menuntut ilmu perlu diperhatikan beberapa adab, yaitu :  
1. Niat 
Niat dalam menuntut ilmu adalah untuk mencari ridho Allah. Hendaknya diringi dengan hati yang ikhlas benar-benar karena Allah. Bukan untuk menyombongkan diri, menipu orang lain ataupun pamer kepandaian, tetapi untuk mengeluarkan diri dari kebodohan dan menjadikan diri kita bermanfaat bagi orang lain.  
2. Bersungguh-sungguh 
Dalam menuntut ilmu haruslah bersungguh-sungguh dan tidak pernah berhenti. Allah mengisyaratkan dalam firman-Nya yang berbunyi : "Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami pastilah akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan Kami."  
3. Terus-menerus 
Hendaklah kita jangan mudah puas atas ilmu yang kita dapatkan sehingga kita enggan untuk mencari lebih banyak lagi. Seperti pepatah yang disampaikan oleh Sofyan bin Ayyinah : "Seseorang akan tetap pandai selama dia menuntut ilmu. Namun jika ia menganggap dirinya telah berilmu (cepat puas) maka berarti ia bodoh." Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi dilakukan secara terus menerus dibandingkan amalan yang banyak tetapi hanya dilakukan sehari saja.  
4. Sabar dalam menuntut Ilmu 
Salah satu kesabaran terpuji yang harus dimiliki oleh seorang penuntut ilmu adalah sabar terhadap gurunya seperti kisah Nabi Musa as dan Nabi Khidr as (QS Al Kahfi : 66-70). Kita jangan cepat putus asa dalam menuntut ilmu jika mendapatkan kesulitan dalam memahami dan mempelajari ilmu. Allah tidak menyukai orang yang berputus asa dari rahmat-Nya seperti firman-Nya ......(?)  
5. Menghormati dan memuliakan orang yang menyampaikan ilmu kepada kita 
Di antara penghormatan murid terhadap gurunya adalah berdiam diri maupun bertanya pada saat yang tepat dan tidak memotong pembicaraan guru, mendengarkan dengan penuh khidmat, dan memperhatikan ketika beliau menerangkan, dan sebagainya.  
6. Baik dalam bertanya 
Bertanya hendaknya untuk menghilangkan keraguan dan kebodohan diri kita, bukan untuk meremehkan, menjebak, mengetes, mempermalukan guru kita dan sebagainya.l Aisyah ra tidak pernah mendengar sesuatu yang belum diketahuinya melainkan sampai beliau mengerti. Orang yang tidak mau bertanya berarti menyia-nyiakan ilmu yang banyak bagi dirinya sendiri. Allah pun memerintahkan kita untuk bertanya kepada orang yang berilmu seperti dalam firman-Nya dalam QS 16:43.  

Kondisi Keilmuan 
Keadaan saat ini sudah tidak sesuai lagi dengan apa yang diharapkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Di mana-mana orang-orang sudah terlalu mengagung-agungkan dunia. Ilmu pengetahuan dan teknologi dikembangkan untuk kepentingan dunia dan dirinya sendiri tanpa memperhatikan keseimbangan dan keselarasan lingkungan di sekitarnya. Bahkan penjelajahan ke planet mars saja selain untuk ilmu pengetahuan juga untuk mencari kemungkinan apakah di sana dapat ditempati oleh manusia. Memang sungguh serakah manusia-manusia ini.  
Kewajiban menuntut ilmu tidak hanya mengenai ilmu pengetahuan umum saja tetapi juga ilmu pengetahuan agama yang hukumnya fardlu 'ain, karena beramal tanpa berilmu sama saja dengan bohong dan tidak ada artinya di mata Allah. Maka jika salah, kita dapat terjerumus ke perbuatan dosa. Umat Islam juga tidak boleh ketinggalan dalam hal ilmu pengetahuan dan tidak boleh pula menjadi orang yang bodoh karena orang pintar akan lebih disenangi. Dengan kepinteran yang kita miliki, kita tidak akan mudah ditipu dan dibohongi orang lain. Imam Syafiiy sendiri selalu merasa kurang akan ilmu yang dimilikinya dan selalu mencatat setiap ilmu yang diperolehnya karena takut lupa.  
Beberapa ilmuwan Islam antara lain yaitu :  
a. Jabir bin Hayyan (720-815 M) 
Beliau adalah seorang sarjana Fisika dan Kedokteran. Karyanya mencapai 200 buah, di antaranya adalah tentang kimia yang antaa lain "Al-Khawasul Kabir" dan "MA Ba`dal Thabi`ah". Ilmu kimia Jabir telah dianggap sejajar dengan Aristoteles dalam ilmu logika.  
b. Al Khawarizmy, Muhammad bin Musa Al Khawarizmy (780-850 M) 
Beliau adalah ahli aljabar dan ilmu bumi. Karyanya yang menjadi referensi berbagai tulisan tentang ilmu bumi, yaitu "Suratul Ardli".  
c. Al-Farghaniy, Abul Abbas Ahmad Al-Farghaniy (hidup sekitar tahun 861 M) 
Beliau adalah seorang ahli perbintangan/astronomi. Karyanya antara lain adalah "Al Madkhal Ila Ilmi Haiatil Fabik" yang sudah diterjemahkan ke bahasa latin.  
d. Al-Bhairuniy, Abduraihani Muhammad bin Ahmad (937-1048 M) 
Beliau adalah ahli kedokteran, perbintangan, matematika, fisika, ilmu bumi dan sejarah. Karyanya antara lain adalah "At-Tafhim Li Awaili Shima'atit Tanjim" yang berisi tentang Tanya jawab ilmu hitung, ilmu ukur, ilmu perbintangan, dan ilmu falak.  

Label: Mentoring

Makanan Yang Halal 

Tujuan: 
·Pembaca mengetahui perbedaan makanan yang halal dan yang haram.  
·Pembaca dapat menjauhi dalam mengkonsumsi makanan yang haram.  

Assalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh 
Ketemu lagi sama kakak disini (he…he…he…) gimana kabarnya?!.. hah..ada yang sakit..duh..kasian..sakit apa? Oh..sakit perut wah pasti belum makan yach, makanya sebelum melaksanakan sesuatu harus diisi dulu perutnya, kayak mobil kalau 'nggak diisi bensin pasti mogok, nah, kita juga kudu, harus, wajib untuk makan ok, setuju…! 
Ya, Adik-adik pasti tahu donk sekarang materinya apa, tadikan udah dapat bocoran, apa..? belum tahu..yaaa..udah dech, sekarang kakak kasih tahu materinya. materi hari ini makanan yang halal dan bergizi. Udah tahu khan apa itu makanan ?.. yach betul. makanan adalah suatu bahan atau campuran bahan makanan dari lingkungan yang dapat dimakan .Apa..? Nggak ngerti juga ? Emm.. gini aja dech, makanan itu suatu yang bisa dimakan atau sesuatu yang umum dimakan , intinya sich seperti itu , udah ngerti, ok…!. Terus apa bedanya makanan yang bergizi dengan makanan yang halal makanan bergizi adalah makanan yang mengandung vitamin kayak slogan makanan kita 4 sehat 5 sempurna, pasti udah tahu donk 4 sehat 5 sempurna seperti apa, tapi 'nggak ada salahnya kalau kita bahas sekali lagi. 
Empat sehat itu adalah makanan yang mengandung 
1.   karbohidrat : nasi, mie 
2.   protein : ikan dan daging 
3.   vitamin : sayuran dan buah-buahan 
4.   mineral dan lemak 
Sedangkan yang lima sempurnanya adalah susu. Eh… ngomong-ngomong tadi pagi sudah pada minun susu belum ? Wah.. hebat udah pada minum susu, semua buat adik-adik yang nggak doyan susu biasakan yach untuk minum susu, selain makan-makanan yang bergizi karena didalam susu itu ada kalsium dan vitamin D untuk numbuhin tulang kita biar kuat dan nggak mudak keropos yach. Sampai disini ada yang ditanyakan? Kalau tidak ada..... kita lanjut. 
Nah… kalau makanan halal itu apa ?. makanan halal yang pasti adalah makanan yang tidak haram (he…he…he…) itu sich udah pada tahu yach ! terus kalau makanan haram? ya, makanan yang tidak halal, wah… bingung yach ?. kalau begitu kita baca saja firman Allah swt berikut ini, "Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) sealin Allah. tapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya ) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS. Al-Baqarah : 173).  
Nah.. sekarang udah bisa membedakan mana makanan yang halal dan mana makanan yang haram, untuk itu adik-adik harus hati-hati dalam memilih makanan, jangan-jangan ayam yang suka kita makan sekarang disembelih atau nggak tidak disebut nama Allah(ih… ceyem) tapi karena nggak tahu yakinlah Allah selalu mengampuni umatnya. makanya jangan pernah lupa membaca bismillah dan doa makan sebelum makan, jadi jika kita tidak sengaja dan terpaksa memakan sesuatu yang haram, Allah akan mengampuni kita InsyaAllah jadi makanan haram adalah makanan yang hanya disebutkan di surat Al-Baqarah 173 saja… tul nggak !. 
Makanan haram juga selain yang disebutkan diatas yaitu zatnya seperti daging babi, ada juga makanan yang haram karen hasil perolehannya, maksudnya ? emh. misalnya makanan tersebut dari hasil mencuri atau menipu, begichu ! eh… ngomong-ngomong adik-adik tau 'nggak makanan yang kita makan dapat mempengaruhi keimanan kita lho….! hah ?! kok bisa !? 'nggak percaya !? okey dech kita bahas.Makanan yang kita makan akan masuk ke perut dan akan diolah (wah…jadi pelajaran biologi) setelah diolah akan jadi darah,daging dan hati. sedangkan badan dan hati adalah tempat menyimpan iman, coba kalau makanannya haram, hatinya juga ikut kotor dan hati yang kotor akan sulit menerima nasehat atau ajaran agama, aduh….jangan sampai adik-adik seperti itu, kakak yakin pasti adik-adik tidak seperti itu, kalau 'nggak, 'nggak mungkin kan kita bisa ketemu di sini ( jangan ke ge-eran dulu yach ) itu dia maksudnya kenapa kita harus menjaga makanan kita. 
Sesuai firman Allah swt "Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu" ( Q.S AL-Baqarah :168 ). 
Tuch kan makanya sekali lagi hati-hati kalau milih makanan kalau makanan kemasan atau kalengan lihat dulu apa ada label halalnya 'nggak? kalau nggak ada wah bahaya mendingan jangan beli toh Allah swt telah memberi kita bumi yang berisi bermacam ternak dan tumbuhan yang halal untuk di makan , jadi 'nggak ada makanan kemasan atau kaleng ya 'nggak masalah…… 
Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh 
By: Anonim Bogoriense (Materi Mentoring Islam SMP) 

Label: Mentoring

Makanan Yang Halal 

Tujuan: 
·Pembaca mengetahui perbedaan makanan yang halal dan yang haram.  
·Pembaca dapat menjauhi dalam mengkonsumsi makanan yang haram.  

Assalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh 
Ketemu lagi sama kakak disini (he…he…he…) gimana kabarnya?!.. hah..ada yang sakit..duh..kasian..sakit apa? Oh..sakit perut wah pasti belum makan yach, makanya sebelum melaksanakan sesuatu harus diisi dulu perutnya, kayak mobil kalau 'nggak diisi bensin pasti mogok, nah, kita juga kudu, harus, wajib untuk makan ok, setuju…! 
Ya, Adik-adik pasti tahu donk sekarang materinya apa, tadikan udah dapat bocoran, apa..? belum tahu..yaaa..udah dech, sekarang kakak kasih tahu materinya. materi hari ini makanan yang halal dan bergizi. Udah tahu khan apa itu makanan ?.. yach betul. makanan adalah suatu bahan atau campuran bahan makanan dari lingkungan yang dapat dimakan .Apa..? Nggak ngerti juga ? Emm.. gini aja dech, makanan itu suatu yang bisa dimakan atau sesuatu yang umum dimakan , intinya sich seperti itu , udah ngerti, ok…!. Terus apa bedanya makanan yang bergizi dengan makanan yang halal makanan bergizi adalah makanan yang mengandung vitamin kayak slogan makanan kita 4 sehat 5 sempurna, pasti udah tahu donk 4 sehat 5 sempurna seperti apa, tapi 'nggak ada salahnya kalau kita bahas sekali lagi. 
Empat sehat itu adalah makanan yang mengandung 
1.   karbohidrat : nasi, mie 
2.   protein : ikan dan daging 
3.   vitamin : sayuran dan buah-buahan 
4.   mineral dan lemak 
Sedangkan yang lima sempurnanya adalah susu. Eh… ngomong-ngomong tadi pagi sudah pada minun susu belum ? Wah.. hebat udah pada minum susu, semua buat adik-adik yang nggak doyan susu biasakan yach untuk minum susu, selain makan-makanan yang bergizi karena didalam susu itu ada kalsium dan vitamin D untuk numbuhin tulang kita biar kuat dan nggak mudak keropos yach. Sampai disini ada yang ditanyakan? Kalau tidak ada..... kita lanjut. 
Nah… kalau makanan halal itu apa ?. makanan halal yang pasti adalah makanan yang tidak haram (he…he…he…) itu sich udah pada tahu yach ! terus kalau makanan haram? ya, makanan yang tidak halal, wah… bingung yach ?. kalau begitu kita baca saja firman Allah swt berikut ini, "Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) sealin Allah. tapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya ) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS. Al-Baqarah : 173).  
Nah.. sekarang udah bisa membedakan mana makanan yang halal dan mana makanan yang haram, untuk itu adik-adik harus hati-hati dalam memilih makanan, jangan-jangan ayam yang suka kita makan sekarang disembelih atau nggak tidak disebut nama Allah(ih… ceyem) tapi karena nggak tahu yakinlah Allah selalu mengampuni umatnya. makanya jangan pernah lupa membaca bismillah dan doa makan sebelum makan, jadi jika kita tidak sengaja dan terpaksa memakan sesuatu yang haram, Allah akan mengampuni kita InsyaAllah jadi makanan haram adalah makanan yang hanya disebutkan di surat Al-Baqarah 173 saja… tul nggak !. 
Makanan haram juga selain yang disebutkan diatas yaitu zatnya seperti daging babi, ada juga makanan yang haram karen hasil perolehannya, maksudnya ? emh. misalnya makanan tersebut dari hasil mencuri atau menipu, begichu ! eh… ngomong-ngomong adik-adik tau 'nggak makanan yang kita makan dapat mempengaruhi keimanan kita lho….! hah ?! kok bisa !? 'nggak percaya !? okey dech kita bahas.Makanan yang kita makan akan masuk ke perut dan akan diolah (wah…jadi pelajaran biologi) setelah diolah akan jadi darah,daging dan hati. sedangkan badan dan hati adalah tempat menyimpan iman, coba kalau makanannya haram, hatinya juga ikut kotor dan hati yang kotor akan sulit menerima nasehat atau ajaran agama, aduh….jangan sampai adik-adik seperti itu, kakak yakin pasti adik-adik tidak seperti itu, kalau 'nggak, 'nggak mungkin kan kita bisa ketemu di sini ( jangan ke ge-eran dulu yach ) itu dia maksudnya kenapa kita harus menjaga makanan kita. 
Sesuai firman Allah swt "Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu" ( Q.S AL-Baqarah :168 ). 
Tuch kan makanya sekali lagi hati-hati kalau milih makanan kalau makanan kemasan atau kalengan lihat dulu apa ada label halalnya 'nggak? kalau nggak ada wah bahaya mendingan jangan beli toh Allah swt telah memberi kita bumi yang berisi bermacam ternak dan tumbuhan yang halal untuk di makan , jadi 'nggak ada makanan kemasan atau kaleng ya 'nggak masalah…… 
Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh 
By: Anonim Bogoriense (Materi Mentoring Islam SMP) 

Label: Mentoring

Keutamaan Bangun Pagi 

Tujuan: 
·Pembaca memahami manfaat bangun pagi.  

Assalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh 
Adik-adik, kali ini kita akan membahas materi tentang keutamaan bangun pagi. Ngomong-ngomong siapa nih yang suka telat bangun tiap pagi? Memang ada juga yang jarang atau bahkan nggak pernah sama sekali telat bangun. Tapi kalau sering banget, berarti ini sih sudah keterlaluan. 
Kira-kira kenapa sich kok kita suka bangun kesiangan? Ya, pasti kalian bisa menjawabnya. Yang pertama sekali tentunya karena kita tidurnya terlalu larut malam, apalagi anak kecil tidak baik kalau tidur malam–malam sekali. Yang kedua mungkin karena kita kurang tidur, pas lagi ada kesempatan buat tidur langsung deh! Gara-gara nonton bola barangkali! atau, mungkin saja banyak pekerjaan, sibuk dengan berbagai urusan seperti wanita karir. Nah yang ketiga, barangkali aja kita ini memang benar-benar-benar lagi kecapean, abis jalan-jalan, abis ngikutin kegiatan yang pokoknya abis ngapa-ngapain deh, sehingga tenaga kita terkuras dan tubuh kita butuh istirahat. 
Ketiga faktor-faktor diatas boleh dibilang faktor insidental, artinya kadang-kadang atau hanya sewaktu-waktu. Ada satu faktor lagi yang boleh dibilang sebuah penyakit. Bangun kesiangan bukan karena alasan ini itu dan yang lain-lain, tapi emang udah dia-nya sendiri yang males-malesan. Berhubung udah suatu kebiasaan, jadi susah deh, sehingga bangun jam enam aja sudah butuh perjuangan, sesuai dengan pepatah yang mengatakan bisa karena biasa maksudnya bisa bangun telat terus karena emang udah biasa (mudah-mudahan nyambung!). 
Tetapi tahukah kalian ternyata dibalik semua itu maksudnya dibalik bangun pagi (kalau emang bisa dibalik) yaitu bangun pagi yang telat, atau lebih tepatnya bangun siang! Itu buanyak sekuali kemudharatannya atau kerugiannya. 
Yang pertama sekali adalah telat menjalankan sholat subhi alias subhuh alias shubuh. Dan emang nggak ada aturannya kalo sholat shubuh jam 10.00 atau jam 11.00, itu sih sholat dhuha. Amat sangat rugilah kita karena waktu kita terbuang sia-sia, waktunya ibadah malah tidur. Sesuai dengan surat Al Ashr yang menyebutkan "Demi masaSesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan yang beramal soleh". 
Jadi anak yang baik senantiasa memanfaatkan waktunya dengan baik, mengerjakan amalan yang baik, sehingga semuanya serba baik. Bahkan sahabat –sahabat nabi saja tidak pernah tidur, sepanjang malam hanya beribadah kepada Allah, sholat lail nunggu sampai subuh tiba. Selain itu kalau bangun siang badan jadi pegel-pegel nggak sehat, karena tidurnya nggak beraturan terlalu lama atau malah kurang! Bener-bener nggak baik buat kesehatan, kepala jadi pusing tujuh keliling lagian kita musti malu dong masa sih bangunnya siang! Ayam aja bangun shubuh. Apalagi yang perempuan, padahal kita bisa melakukan aktivitas yang lebih bermanfaat. Sholat subuh, mengaji membereskan tempat tidur, nyiapin peralatan sekolah, olahraga, atau bantuin ibu masak dan bersih-bersih, dari pada kita tidur terus, sambil membuat kepulauan sendiri. 
Trus gimana sich caranya supaya bisa bangun pagi terutama yang emang bangun paginya malessss! Yang utama itu kita musti niat and sadar dulu serta buat komitmen bahwa " saya harus bangun pagi, saya tidak boleh telat sholat subuh" karena emang yang utama itu jangan ampe telat sholat shubuh, udah gitu banyangin enaknya bangun subuh, badan segar sholat khusu kalo ke sekolah nggak telat. Terus kita pasang jam weker dan kalau nggak ada, minta bangunin aja sama mama, ayah, atau kakak dan yang lain sebagainya. Ingat tidurnya jangan terlalu larut malam. Tetapi sebenarnya sich asalkan kitanya udah niat insya Allah pasti bisa. 
Pokoknya dengan bangun pagi badan kita pasti seger and fit. Nggak ada alesan deh " wah saya nggak bisa bangun pagi susah!" Masa bangun pagi aja nggak bisa, khan nggak bayar! Dan ingat bukan berarti mentang-mentang hari libur kita seenaknya bangun, toh kita bisa melakukan aktifitas seperti biasanya! Pagi-paginya bantuin ibu bersih-bersih sambil dengerin nasyid, enak-kan! Dari pada nonton tv, dari jam 7 ampe jam 7 lagi, bisa-bisa tv nya zebol dan tunggakan naik. Pokoknya kita musti usahakan bangun subuh, beribadah dan mohon perlindungan-Nya, sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Falaq (waktu subuh) 
1.katakanlah "Aku berlindung kepada Tuhan yang memiliki subuh"  
2.Dari kejahatan mahluk-Nya  
3.Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita  
4.Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembuskan pada buhul-buhul  
5.Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki  
 
Jadi cobalah untuk senantiasa bangun pagi, selamat berjuang!  
 
Mungkin cukup sekian materi kali ini. Apabila ada kesalahan atau pun kehilapan maka tolong dimaafkan, karena kebodohan, kesalahan dan kehilapan itu datangnya dari hamba Allah yang bodoh ini. Dan jika ada suatu kebenaran maka itu datangnya dari Allah swt, Dzat Yang Maha Agung akan Kekuasaan-Nya. Kita tutup mentoring ini dengan mengucapkan hamdalah (Alhamdulillah). 

Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh 
By: Anonim Bogoriense (Materi Mentoring Islam SMP) 

Label: Mentoring

Kriteria Seorang Anak Muslim

Arahan : 
·Peserta mengetahui bagaimana sifat seorang anak muslim.  
·Peserta termotivasi untuk memiliki akhlak seorang muslim.  

   Adik-adik tahu ngga, gimana sih sifat seorang anak muslim? Kakak mau cerita tentang sifat-sifat yang harus kita miliki, jadi dengerin baik-baik, ya! 

1) Jujur 
   Adik-adik, apakah di antara adik-adik ada yang suka pada teman-teman yang berdusta? Tidak ada, ya… Kita pasti akan merasa kesal kalau kita dibohongi dan didustai oleh teman kita. Misalnya ada seorang teman kita yang mengajak kita belajar bersama. Karena dia adalah seorang teman, maka kita mempercayainya dan kita udah bersiap-siap. Eh ternyata, ia malah berbohong… gimana kita ngga jadi BT 'n sebal karena teman kita berbohong, padahal kita mungkin udah minta izin sama ortu kita, udah nyiapin buku-buku, dan yang lainnya. Jadi, kalo yang namanya ngebohong atau dusta ama temen, ortu, atau siapa aja itu ngga boleh, ya! Pokoknya ngga boleh titik. Di sini siapa yang suka jujur? Kejujuran itu harus kita miliki, ya! Tahu ngga kalo Rasulullah SAW itu dijuluki Al-Amin, yaitu seorang yang dapat dipercaya. Beliau dipercaya bahkan oleh orang kafir sekalipun. Tahu cerita tentang Hajar Aswad, di mana Rasulullah menjadi orang yang menyelesaikan masalah. Bayangkan… seorang anak muda menjadi seorang yang dipercaya oleh saudaranya. 
   Kita harus jujur dalam perkataan dan perbuatan kita karena dengan seperti itu, kita bisa dipercaya oleh orang lain, seperti orang tua kita, teman kita, dan orang yang percaya kepada kita. Kalau kita sedang ulangan, maka kita harus mengerjakan dengan jujur, gak boleh mencontek, yakh!! 
   Kita juga harus jujur kepada Allah SWT. Ada cerita tentang seorang santri yang begitu disayang oleh gurunya sampai-sampai santri-santri yang lain iri sama santri tersebut. Lalu guru itu mengetes semua santrinya dengan menyuruh semua santri itu agar menyembelih burung di mana tidak ada yang tahu tentang hal itu. Semuanya kembali setelah menyembelih burung tersebut, kecuali santri tersebut. Lalu ia ditanya oleh guru tersebut kenapa ia tidak menyembelihnya. Lalu ia menjawab bahwa bagaimana ia bisa membunuh burung tersebut kalau Allah ada di mana-mana. Nah… ini yang disebut dengan jujur kepada Allah. 
   Selain itu, kita juga harus jujur kepada diri sendiri dan orang lain. Janganlah kita berbohong kepada diri sendiri. Katakanlah yang benar itu benar dan salah itu salah agar kita mendapat pahala dari Allah. 

2) Berbakti kepada Orang Tua 
   Sifat dari seorang anak yang shaleh juga adalah seorang yang berbakti kepada orang tua. Anak shaleh adalah seorang anak yang selalu mendengarkan segala yang diperintahkan oleh orang tuanya. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa kita harus berbakti kepada orang tua kita, khususnya kepada ibu. Dalam surat Lukman ayat 14, "Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Mu lah aku kembali." 

3) Kasih Sayang kepada Seorang Muslim 
   Nah… sekarang kakak mau bertanya kepada adik-adik. Bisakah kita hidup sendiri? Ayo… siapa yang mau jawab?? Ya… semua pasti membutuhkan seorang teman. Karena tanpa seorang teman maka kita akan sendiri di dunia ini. Orang tua kita membimbing, mengasuh, dan membesarkan kita. Berarti kita tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. 
   Nah, adik-adik… coba perhatikan diri sendiri. Ternyata tidak ada anggota-anggota tubuh yang berdiri sendiri. Jari kita menempel dengan tangan kita. Bagaimana kalau tidak ada tangan kita? Trus, kita juga punya mata. Bagaimana kalau kita tidak mempunyai mata untuk melihat. Kalau kita tidak punya teman, bagaimana kita bisa belajar bersama, bermain bersama, dan bercanda bersama? Maka kita haruslah menyayangi teman kita karena tanpa teman, bagaimana kita bisa hidup di dunia yang lengang dan sepi. 
   Kewajiban kita sebagai seorang teman di antaranya adalah : (1) saling membantu antarteman, artinya adik-adik harus membantu teman yang lagi dalam kesulitan. Tapi jangan membantu dalam hal yang dilarang oleh agama kita, ya! (2) kita tidak boleh menyakiti teman-teman kita. Kalau adik-adik dicubit atau diejek/dihina, gimana rasanya? Pasti rasanya tidak enakeun, sebel, dan nge-BT-in. (3) memaafkan teman kita kalau melakukan kesalahan. (4) memberi dan menjawab salam karena dengan salamnya maka kita dapat mengikatkan persaudaraan antarsaudara atau teman kita. 

4) Cerdas 
Apakah seorang anak yang shaleh harus cerdas? (bagaimana adik-adik?) Seorang anak muslim haruslah seorang anak yang cerdas karena dengan kecerdasan tersebut maka kita dapat berprestasi. Kalau kita berprestasi, maka siapa tidak akan bangga dengan kita karena dengan kecerdasan kita dapat dihargai oleh seseorang. Dalam ayat dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa Allah akan meningkatkan derajat orang yang berilmu beberapa tingkatan. 

5) Sabar 
   Seorang anak muslim harus selalu sabar karena kesabaran adalah separuh dari keimanan yang kita punya. Kesabaran kita terbagi atas beberapa hal, yaitu sabar terhadap ketaatan, sabar terhadap kemaksiatan, dan sabar terhadap cobaan yang kita alami. 
   Sabar terhadap ketaatan artinya kita selalu berusaha untuk selalu taat kepada Allah dalam segala keadaan yang kita rasakan. Contohnya, kalau kita lagi bosen atau BT, kita jangan pernah meninggalkan shalat. 
   Sabar terhadap kemaksiatan artinya janganlah kita melakukan kemaksiatan dan selalu berusaha selalu menghindari kemaksiatan karena Allah pasti akan meminta pertanggungjawaban atas maksiat yang telah kita lakukan. Kalian mau ngga diberi siksa oleh Allah? (Gak mau khan??) Karena itu, jangan pernah melakukan dosa, ya!! 
   Tahu ngga kalau Allah sering memberi kita kesusahan, misalnya aja ulangan kita mendapat nilai jelek atau kita punya masalah dengan teman kita. Kita harus sabar dengan apa yang kita alami karena dibalik segala kesulitan, kita akan merasakan kemudahan dan pasti ada hikmah di setiap kejadian yang kita hadapi. (Bener ngga, adik-adik?) 
   Udah dulu , ya ceritanya. Ada yang mau bertanya??? 

Label: Mentoring

Arsip Blog

Info Lowongan Kerja Solo Raya 2012